Suara dan Harapan Forum Anak Desa dalam Penanggulangan Pekerja Anak | #PAACLATALK
22 July 2024Melihat Isu Pekerja Anak dalam Kacamata Bisnis dan HAM bersama Dewi Yuliana Kemenkumham #PAACLATALK
17 August 2024Luncurkan Roadmap Indonesia Bebas Pekerja Anak Lanjutan, Tonggak Baru Penanganan Pekerja Anak di Indonesia

Jakarta – Hari Anak Nasional 2024 yang ke-40 kali ini menjadi momen pengingat kepada kita semua tentang pentingnya upaya kolaboratif untuk menghapuskan praktik pekerja anak di Indonesia. Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah yang secara khusus hadir untuk meresmikan peluncuran Peta Jalan (Roadmap) Indonesia Bebas Pekerja Anak Lanjutan.
“Besok 23 Juli kita rayakan Hari Anak Nasional, mari kita berikan kado terindah kepada anak-anak Indonesia dengan berkomitmen bersama melalui roadmap lanjutan ini,” ajak Ida Fauziyah dalam acara Peluncuran Peta Jalan (Roadmap) Indonesia Bebas Pekerja Anak (IBPA) pada Senin (22/7/2024).
Peluncuran Peta Jalan IBPA yang dihadiri oleh 200 peserta secara offline di Pullman Jakarta Central Park, sebagai bukti upaya pemerintah Indonesia dan stakeholders terkait kepada 1,01 juta anak Indonesia yang saat ini terdata sebagai pekerja anak (Sakernas 2023), untuk segera ditanggulangi.
Perwakilan pemerintah, pimpinan perusahaan dari seluruh Indonesia, OMS, media, perwakilan anak dan stakeholders terkait yang hadir dalam acara ini diajak untuk terus membersamai pemerintah memadukan komitmen dalam mencapai Indonesia Emas 2045.

Peta Jalan Indonesia Bebas Pekerja Anak Lanjutan ini merupakan panduan bagi lintas pihak yang bisa memerankan atau berkontribusi untuk Visi Indonesia Maju Tanpa Pekerja Anak. Disampaikan oleh narasumber Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan, Yuli Adiratna dalam dialog paska launching memberikan penguatan bahwa upaya membebaskan anak dari situasi eksploitasi ini menjadi peran kita semua.
Nur Hygiawati Rahayu, Direktur Ketenagakerjaan di PPN/Bappenas sekaligus Koordinator PAACLA Indonesia, dalam dialog bersama dengan Yuli Adiratna dan Abdul Hakim, National Project Manager, ILO Indonesia, menjelaskan bahwa Peta Jalan ini adalah dokumen rencana strategis yang dapat dijadikan panduan dalam merencanakan program-program perlindungan anak dalam situasi khusus. Dengan adanya peta jalan ini, diharapkan semua pihak terkait dapat lebih efektif dan terarah dalam menjalankan program-program yang bertujuan untuk melindungi hak-hak anak dan memastikan masa depan yang lebih baik bagi anak Indonesia.
Kehadiran PAACLA Indonesia sebagai sebuah forum kemitraan untuk menanggulangi pekerja anak di sektor pertanian sangat mendukung peluncuran Peta Jalan Indonesia Bebas Pekerja Anak Lanjutan ini. Kolaborasi dan komitmen yang ditekankan dalam Peta Jalan ini diterjemahkan dalam forum kemitraan PAACLA Indonesia untuk memastikan pembagian tanggung jawab, peningkatan kesadaran, dan dukungan remediasi, sehingga dapat berperan dalam menanggulangi eksploitasi anak secara lebih terkoordinasi dan menyeluruh. (VBL_MIA).


