
PAACLA Indonesia Gandeng KADIN untuk Perluas Gerakan Penanggulangan Pekerja Anak di Sektor Pertanian
14 August 2025
Monitoring Bersama Pilot Proyek SPRPA Berbasis Desa di Kabupaten Jember
26 August 2025PAACLA Indonesia dan Cocoa Sustainable Partnership Bahas Kolaborasi Strategis untuk Perlindungan Anak di Sektor Kakao

Jakarta, 15 Agustus 2025 – PAACLA Indonesia menerima kunjungan audiensi dari Cocoa Sustainable Partnership (CSP) di kantor Sekretariat Nasional PAACLA Indonesia, Jakarta. Pertemuan ini menjadi wadah untuk saling memperkenalkan peran dan inisiatif kedua lembaga, sekaligus membahas peluang kolaborasi yang lebih erat dalam upaya penanggulangan pekerja anak di sektor pertanian, khususnya pada rantai pasok kakao.
PAACLA Indonesia dan CSP sejatinya telah menjalin kerjasama sebelumnya melalui kegiatan peningkatan kesadaran publik, seperti seminar bersama mengenai isu pekerja anak di sektor pertanian. Audiensi kali ini memperkuat hubungan yang telah terbangun dengan membuka ruang diskusi lebih luas mengenai strategi kemitraan dan agenda bersama ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, pihak CSP menyampaikan keterbukaan untuk berkolaborasi dengan PAACLA Indonesia. Meski CSP tidak berposisi sebagai anggota PAACLA, lembaga ini berkomitmen mendorong para anggotanya, khususnya dari sektor perusahaan, untuk dapat menjalin keanggotaan secara langsung. CSP juga menegaskan bahwa mereka memiliki kelompok kerja yang relevan untuk mengangkat isu perlindungan anak, pekerja anak, pemuda, dan perempuan. Pengalaman perusahaan anggota CSP seperti Mars dan Cargill yang telah bekerja sama dengan Save the Children dalam penguatan desa dan perlindungan anak di wilayah pertanian menjadi salah satu contoh inisiatif yang dapat diperluas. CSP juga menekankan pentingnya memperkuat perusahaan-perusahaan kecil agar turut berkontribusi dalam praktik keberlanjutan, tidak hanya perusahaan besar yang berorientasi ekspor.
Selain itu, CSP menilai penting untuk menyelenggarakan webinar bersama sebagai sarana memperkenalkan PAACLA Indonesia kepada para anggotanya. Dari diskusi yang berkembang, kedua pihak sepakat untuk menyiapkan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan kerjasama, dengan draft awal akan disusun oleh CSP berdasarkan masukan dari para anggotanya. Pertemuan ini juga menegaskan posisi PAACLA Indonesia sebagai mitra strategis bagi CSP dalam isu perlindungan anak di sektor pertanian.

Sebagai tindak lanjut, PAACLA Indonesia menawarkan beberapa kontribusi konkret, antara lain penyusunan daftar pekerjaan di sektor kakao untuk memetakan potensi pekerja anak, serta penyelenggaraan pelatihan terkait Agricultural Labour Practices (ALP) dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian HAM, Kementerian Ketenagakerjaan, ILO, dan difasilitasi langsung oleh tim PAACLA.
Audiensi ini menjadi langkah awal bagi PAACLA Indonesia dan CSP untuk memperkuat sinergi dalam membangun sektor kakao yang lebih berkelanjutan dan ramah anak. Harapannya, kolaborasi strategis ini tidak hanya melahirkan program perlindungan anak yang lebih komprehensif, tetapi juga membuka jalan bagi terciptanya desa-desa pertanian yang mampu menjamin setiap anak bebas dari pekerja anak dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik. (VBL_MIA).


