
Praktik Baik Percontohan Sistem Pemantauan dan Remediasi Pekerja Anak
27 November 2025
Menguatkan Peran Kemitraan dalam Mendorong Bisnis Ramah Anak melalui Laporan Keberlanjutan
16 December 2025Merumuskan Arah Keberlanjutan: Workshop Perumusan Model Bisnis PAACLA Indonesia
Penguatan Kapasitas Sekretariat Nasional untuk Keberlanjutan Kemitraan
Sebagai bagian dari upaya Penguatan Kapasitas Sekretariat Nasional PAACLA Indonesia, PAACLA Indonesia terus mendorong peningkatan kualitas kinerja kelembagaan agar mampu menjawab tantangan yang semakin kompleks dalam upaya penanggulangan pekerja anak di sektor pertanian. Peningkatan kapasitas lembaga dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola, kualitas layanan kemitraan, serta kemampuan organisasi dalam beradaptasi terhadap dinamika kebijakan, praktik usaha, dan kebutuhan para pemangku kepentingan. Oleh karena itu, PAACLA Indonesia menempatkan kegiatan peningkatan kapasitas internal sebagai salah satu prioritas utama sepanjang tahun 2025.
Sejalan dengan komitmen tersebut, PAACLA Indonesia menyelenggarakan Workshop Perumusan Model Bisnis PAACLA Indonesia pada 9–10 Desember 2025. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang refleksi strategis untuk memperkuat keberlanjutan organisasi sekaligus menegaskan kembali peran PAACLA Indonesia sebagai platform kemitraan multipihak yang mendorong transformasi praktik pertanian menuju standar yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan bebas dari pekerja anak.
Model Bisnis untuk Memperkuat Peran PAACLA dalam Isu Pekerja Anak di pertanian
Workshop ini diposisikan sebagai proses kolektif untuk meninjau kembali relevansi peran, nilai tambah, serta posisi strategis PAACLA Indonesia di tengah perubahan lanskap kebijakan nasional, tuntutan rantai pasok global, dan praktik usaha yang semakin menekankan prinsip keberlanjutan dan penghormatan terhadap hak anak. Melalui pendekatan dialog yang reflektif dan berorientasi ke depan, para peserta diajak untuk melihat secara komprehensif bagaimana PAACLA Indonesia dapat terus menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas petani.

Peserta dan Fasilitator Workshop

Workshop ini diikuti oleh 15 peserta, terdiri dari Tim Sekretariat Nasional PAACLA Indonesia dan JARAK, perwakilan pemerintah dari Direktorat Ketenagakerjaan PPN/Bappenas, perwakilan sektor bisnis dari pelaku usaha industri pertanian yaitu GAPKI, serta perwakilan serikat pekerja yang diwakili oleh F-Hukatan.
Fasilitator workshop adalah Restu Pratiwi, seorang ahli pembangunan sosial dengan pengalaman dalam tata kelola, pemetaan pemangku kepentingan, dan pengembangan komunitas. Ia berpengalaman dalam memfasilitasi kemitraan multipihak serta memahami pendekatan Business Model Canvas dan Theory of Change, dengan rekam jejak sebagai konsultan di DFAT’s Kemitraan Indonesia Australia, USAID MADANI–FHI360, dan Danamon Peduli Foundation.
Fondasi Penguatan Kelembagaan untuk Dampak Jangka Panjang
Selama dua hari pelaksanaan, workshop berlangsung dalam suasana diskusi yang partisipatif dan konstruktif. Peserta secara bersama-sama merefleksikan perjalanan PAACLA Indonesia, mengidentifikasi capaian kelembagaan, serta memetakan tantangan yang dihadapi dalam menjaga keberlanjutan inisiatif kemitraan. Proses ini tidak hanya berfokus pada aspek finansial, tetapi juga pada penguatan mandat organisasi, mekanisme kolaborasi, serta relevansi program dalam menciptakan perubahan nyata di tingkat sistem.
Perumusan model bisnis dalam workshop ini diarahkan untuk memastikan bahwa PAACLA Indonesia memiliki fondasi yang kuat dalam mendukung misi sosialnya. Model yang dibahas diharapkan mampu memperkuat akuntabilitas, meningkatkan efektivitas layanan kemitraan, serta menjaga keseimbangan antara keberlanjutan organisasi dan prinsip inklusivitas. Dengan demikian, PAACLA Indonesia dapat terus berperan sebagai ruang kolaborasi yang kredibel, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan para pemangku kepentingan.
Lebih dari sekadar perumusan konsep, workshop ini menjadi bagian penting dari strategi penguatan kapasitas Sekretariat Nasional PAACLA Indonesia. Melalui kesepahaman bersama mengenai arah pengembangan organisasi, PAACLA Indonesia diharapkan mampu memperluas dampak kemitraan, memperkuat kontribusi terhadap praktik pertanian yang bertanggung jawab, serta mendorong perubahan sistemik yang berkelanjutan dalam upaya penghapusan pekerja anak di sektor pertanian.
Kontributor: Mia Melinda


