Memperkuat Perlindungan Anak: Validasi Kajian Pekerjaan Berbahaya di Perkebunan Sawit Swadaya
26 February 2026
Sosialisasi Tentang Pekerja Anak oleh Tim GTDLA Desa Pandanwangi kepada Ibu-Ibu Posyandu
12 March 2026
Memperkuat Perlindungan Anak: Validasi Kajian Pekerjaan Berbahaya di Perkebunan Sawit Swadaya
26 February 2026
Sosialisasi Tentang Pekerja Anak oleh Tim GTDLA Desa Pandanwangi kepada Ibu-Ibu Posyandu
12 March 2026

PAACLA Award 2026: Penghargaan Praktik Baik Penanggulangan Pekerja Anak di Pertanian

Latar Belakang

PAACLA Award diselenggarakan sebagai instrumen strategis untuk memperkuat kepemimpinan, inovasi dan tata kelola kolaboratif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan pekerja anak di sektor pertanian.

Dalam konteks Indonesia, upaya penanggulangan pekerja anak di pertanian tidak dapat bergantung semata pada pendekatan regulatif atau penegakan hukum. Diperlukan mekanisme yang mampu mendorong perubahan perilaku aktor perusahaan, rantai pasok, pemerintah daerah dan komunitas melalui insentif positif, pembelajaran kolektif dan penguatan norma serta standar praktik yang bertanggung jawab.

Pada saat yang sama, lanskap global telah berubah secara fundamental. Tuntutan keberlanjutan, standar ESG (Environmental, Social, and Governance) serta kewajiban uji tuntas rantai pasok (human rights due diligence) semakin menjadi prasyarat akses pasar, pembiayaan dan investasi. Isu pekerja anak tidak lagi hanya dipandang sebagai persoalan sosial, tetapi sebagai risiko bisnis, risiko hukum dan risiko reputasi. Dalam konteks ini, PAACLA Award diposisikan sebagai jembatan antara agenda perlindungan anak dan agenda keberlanjutan rantai pasok dengan menampilkan praktik nyata yang dapat direplikasi, diskalakan dan diintegrasikan ke dalam sistem produksi dan tata kelola.

PAACLA Award 2026 dirancang sebagai mekanisme penghargaan yang berfokus pada identifikasi dan pembelajaran dari praktik baik, bukan sebagai sistem sertifikasi, audit kepatuhan atau penilaian berbasis kelulusan. Pendekatan ini dimaksudkan untuk menghindari penilaian yang semata-mata berbasis pemenuhan standar formal. Tetapi sebaliknya, mendorong penguatan kapasitas, proses pembelajaran serta komitmen berkelanjutan dari para pemangku kepentingan.

Melalui pendekatan berbasis praktik baik, perbaikan berkelanjutan dan kolaborasi multipihak, PAACLA Award memberikan ruang bagi berbagai aktor untuk menampilkan inisiatif, inovasi dan upaya nyata yang dikembangkan sesuai dengan konteks dan tantangan lokal masing-masing.

Lebih jauh, PAACLA Award berfungsi sebagai instrumen pembelajaran kebijakan (policy learning mechanism). Praktik-praktik yang diidentifikasi dan diapresiasi melalui Award ini tidak hanya berhenti sebagai kisah sukses, tetapi menjadi sumber bukti empiris untuk memperbaiki kebijakan, merancang intervensi dan menguatkan model kolaborasi yang lebih efektif. Dengan demikian, PAACLA Award tidak hanya memberi pengakuan kepada para pelaku perubahan, tetapi juga membangun basis pengetahuan nasional tentang pendekatan, mode dan praktik yang terbukti efektif dan dapat direplikasi dalam penanggulangan pekerja anak di sektor pertanian.

Melalui pengakuan publik, peningkatan visibilitas dan dokumentasi praktik baik, PAACLA Award 2026 diarahkan untuk memperkuat ekosistem nasional penanggulangan pekerja anak di sektor pertanian yang bersifat sistemik, inklusif dan non-punitif. Ekosistem ini diharapkan dapat mendorong berbagai aktor untuk lebih aktif berinovasi, memperkuat kolaborasi dan secara berkelanjutan meningkatkan standar perlindungan anak di pertanian di Indonesia.

  • PAACLA Indonesia merupakan sebuah kemitraan formal untuk menanggulangi pekerja anak di pertanian. PAACLA diinisiasi pada tahun 2017 melalui Konsultasi Nasional Membangun Lingkungan Pertanian Ramah Anak.
  • Pada tahun 2018, Kementerian PPN/Bappenas bersama pemangku kepentingan membentuk Kemitraan Aksi Penanggulangan Pekerja Anak di Pertanian – Partnership for Action Against Child Labour in Agriculture (PAACLA).
  • Pada tahun 2021, melalui Keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional No. Kep.96/M.Ppn/Hk/07/2021 tentang Pembentukan Tim Kemitraan untuk Aksi Penanggulangan Pekerja Anak di Sektor Pertanian, PAACLA Indonesia secara resmi menjadi platform kemitraan untuk menanggulangi pekerja anak di pertanian.

Tujuan Penyelenggaraan

Hasil yang Diharapkan

  • Tersedianya portofolio nasional praktik baik penanggulangan pekerja anak di pertanian.
  • Meningkatnya adopsi dan replikasi praktik efektif lintas aktor dan wilayah.
  • Menguatnya jejaring kolaborasi multipihak dalam penanggulangan pekerja anak di pertanian.
  • Meningkatnya perhatian kebijakan dan integrasi isu pekerja anak di pertanian dalam agenda keberlanjutan.
  • Meningkatnya kapasitas dan komitmen para pemangku kepentingan.

Peserta

Peserta PAACLA Award 2026 mencakup perusahaan multinasional, nasional, dan lokal yang bergerak di sektor pertanian, termasuk perusahaan pengolah hasil pertanian sebagai komoditas utama, dengan cakupan subsektor yang mengacu kepada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan serta klasifikasi Food and Agriculture Organization (FAO), meliputi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan perikanan.

Untuk dapat mengikuti seleksi pemberian PAACLA Award ini, silahkan klik form yang berada di tautan berikut ini:
https://ee.kobotoolbox.org/x/tIK2TaeB

Catatan: Praktik baik yang sudah pernah diikutsertakan dalam PAACLA Award sebelumnya, tidak dapat diikutsertakan lagi.

Kategori Penghargaan

PAACLA Award 2026 dapat diberikan dalam beberapa kategori, antara lain:

Selain akan memberikan PAACLA Award kepada perusahaan melalui proses seleksi, PAACLA Indonesia juga akan memberikan apresiasi kepada organisasi masyarakat sipil dan individu yang dipandang memiliki kontribusi positif dalam upaya penanggulangan pekerja anak di pertanian.

Tema dan Kriteria Penilaian

Tema

Perusahaan dapat mengirimkan praktik baik yang memenuhi salah satu atau lebih tema berikut ini:

Kriteria Penilaian

Kriteria disusun untuk memastikan bahwa praktik baik dapat dinilai secara adil, operasional dan relevan terhadap berbagai jenis aktor dalam penanggulangan pekerja anak di sektor pertanian. Kriteria penilaian tersebut adalah:

Mekanisme Penilaian

Penilaian dilakukan melalui tahapan:

Penyelenggaraan

Penyelenggaraan PAACLA Award 2026 dilaksanakan melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan sesuai peran dan kapasitas masing-masing, dengan PAACLA Indonesia berfungsi sebagai penggagas dan fasilitator strategis.

Waktu dan Tahapan Pelaksanaan

  • Pengisian kuesioner asesmen mandiri akan ditutup pada 15 Mei 2026.
  • Penganugerahan PAACLA Award 2026 akan dilakukan dalam rangka Peringatan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak (HDMPA) yang akan diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 18 Juni 2026.

Tim Penilai

Penentuan perusahaan yang akan mendapatkan PAACLA Award 2026 dilakukan oleh Tim Penilai yang memiliki rekam jejak baik dan kepakaran pada bidang perlindungan anak, pekerja anak serta bisnis dan hak asasi manusia yang terdiri dari:

Tim Penilai bekerja berdasarkan pedoman penilaian dan menjunjung tinggi prinsip independensi dan bebas konflik kepentingan.

Penyelenggara

PAACLA Award 2026 diselenggarakan oleh PAACLA Indonesia berkolaborasi dengan Bappenas, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Hak Asasi Manusia, ECLT Foundation, ILO Kantor Indonesia dan Timor Leste, UN Global Compact Network Indonesia (IGCN), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Industrial Collaborative Initiative (ICI), Cocoa Sustainability Partnership (CSP), dan JARAK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *